SALAH ALAMAT (Pentigraf)

Narasumber - Siti Fatimah Achmad

4,905
SALAH ALAMAT (Pentigraf)SALAH ALAMAT (Pentigraf)
SALAH ALAMAT (Pentigraf)

Jaringanpos Blog – Ryan mendapatkan kesempatan besar untuk memiliki kekasih. Hari ini sangat menentukan perjalanan cintanya. Seorang perempuan bernama Rakna mengirimkan signal untuk bertemu. Ryan diberi alamat untuk dikunjunginya. Jalan Asoka Nomor 15, Perumahan  Lele Permai, Depan Perumahan Hijau Permai. Membaca itu, pagi belum usai melepaskan hawa dinginnya ia bergegas mandi, memakai sabun dan menggosok gigi. Bayangan Rakna begitu sempurna di benaknya, tinggi, langsing, putih dan berlesung pipi. Dia menciptakan cara senyum sesuai seleranya, intinya Rakna itu sempurna.

Jalan menuju  Perumahan itu cukup sulit, berliku dan masih berbatu-batu, lumayanlah merontokkan posisi duduk yang nyaman di atas motornya. Keringatnya sedikit bercucuran karena ia terkena juga panas matahari, untung saja hari itu Minggu, sehingga jalan tak begitu ramai. Dan setelah 3 jam bermotor rasa berkuda, tibalah dia di gerbang Hijau Permai, berhadapan Lele Permai, dia masuk saja ke Hijau Permai yang harusnya Lele Permai. Dia cari jalan yang diingatnya dan didapatlah Jalan Basoka lalu dia cari Nomor 15, sebuah rumah sederhana sudah renov dengan halaman bertatakan bunga indah, pagar terali minimalis dan warna lembut seperti es krim vienetta.  Dia memberi salam dan dijawab langsung dengan salam seorang gadis yang hampir seluruh bayangan Ryan terpenuhi semua.

“Kamu Rakna Yah,” sergah Ryan seperti ayam jago menemukan lawannya. Perempuan itu bingung. “Kok Tahu, jawabnya,” betapa Ryan ingin melompat. Saya Ryan jawabnya, yang kau ajak ke rumahmu hari ini. Ini SMS mu. Perempuan itu mengambil SMS nya, dan dia mengerutkan dahi.  “Mas, ini jalan Basoka, Ini Perumahan Hijau Permai, itu depan Lele Permai, disana ada jalan Asoka. Ryaan langsung kecewa dan bertanya, “ Di sana itu kamu juga yang terima saya, yah,” harapnya.  Perempuan itu tertawa, dan memperlihatkan poto Rakna yang ternyata temannya, dan Ryaan seperti mau pingsan,  kebalikan dari yang di depannya. Dan dengan senyum simpulnya, Ryaan berkata, “ Adek, bolehkah aku tersesat terus?? Bolehkah aku salah alamat seumur hidupku?”

Leave A Reply

Your email address will not be published.